iklan banner

Flickr

Anatomi Fisiologi Telinga Dalam



Anatomi Fisiologi Telinga Dalam


Telinga DalamTelinga dalam terletak di dalam pars petrosus os temporale. Sangat rumit terdiri di dua body system pendengaran dan body system keseimbangan.

Labirin oseosa telinga dalam rangkaian rongga saling berhubungan . Labirin membranosa kantong tertutup di dalam labirin oseosa dan kurang lebih design sama. Perilimf cairan jernih menempati ruang diantara labirin oseosa dan membranosa.

Endolimf cairan terdapat di dalam labirin membranosa. Vestibulum ruangan kecil berhubungan pada sisi anterior denga koklea, pada sisi horizontally dengan telinga tengah melalui dua lubang (i) lubang rectangle ditutupi oleh bagian kaki stapes , (ii) lubang bulat ditutupi oleh tissues part pada sisi back , dengan kanalis semisirkularis.

Koklea melengkung seperti cangkang siput. Berongga, dengan tunel koklearis melengkung disekitar pilar sentral. Bagian dalam tulang koklea, tabung membranosa berjalan di clasar apeks dan kearah bawah kembali. Tabung mengarah keatas dimulai di fenestra rotundum dan disebut skala vestibule. Tabung mengarah ke bawah disebut skala tympani dan berakhir pada fenestra rotundum.

Skala media tabung berisi endolimf terletak diantara tergampang skala lain. Body organ Corti struktur rumit berjalan secara handle ke arah atas pada koklea, sepanjang perjalanannya disokong oleh pilar sentralis melekat pada tissues part basalis. Sel-sel rambut body system Corti berjumlah sekitar 15.000, menonjol di membrana basalis ke dalam skala media.

Kanalis semisirkularis tersusun saling menyudut kearah kanan. Susunan ini ; kanalis outstanding, kanalis lateralis, kanalis back. Kanalis ini mengandung endolimf dan membuka ke dalam dinding back vestibulum. Ujung saraf stress kranialis ke delapan cabang vestibularis dihubungkan dengan sel-sel rambut menonjol ke dalam endolimf.

Sakulus dan utrikulus bagian di vestibulum membranosa. Struktur mengandung sel-sel dengan rambut melekat ke dalam zat seperti jell mengandung sejumlah otot, kristal kecil kalsium karbonat.

NERVUS KRANIALIS KE DELAPAN (AUDITORIUS)

Nervus ini saraf telinga dalam. Terdiri di ; pars koklearis serat dimulai disekitar sel-sel rambut koklea dan mentranmisikan impels pendengaran. Pars vestibularis serat dimulai di dalam sel-sel canalis semisirkularis dan vestibulum mentransmisikan sensasi keseimbangan.

PENDENGARAN

Mendengar kemampuan bila mendeteksi tekanan vibrasi udara tertentu dan menginterpretasikannya sebagai bunyi. Telinga mengkonversi energi gelombang tekanan menjadi impuls syaraf, dan korteks serebri mengkonversi impuls ini menjadi bunyi .

Bunyi frekuensi, plenitude dan design gelombang. Frekuensi gelombang bunyi kecepatan osilasi gelombang udara per system waktu. Telinga manusia dapat menangkap frekuensi bervariasi di sekitar 20 sampai 16.000 Hertz (Hz). Satu hertz satu siklus per detik.

Bunyii berfrekuensi rendah mempunyai nothing rendah . Bunyi berfrekuensi besar mempunyai nothing besar.Suara manusia berkisar di sekitar 65 Hz sampai sedikit diatas 1000 Hz. Mekanisme frekuensi manusia paling sensitive terhadap suara dengan frekuensi sekitar 1000 Hz.

Amplitudo ukuran energi atau intensitas fluktuasi tekanan. Gelombang bunyi dengan plenitude berbeda diinterpretasikan sebagai perbedaan dalam kekerasan.Ukuran bunyi dalam disturbance (dB); bunyi bisikan sekitar 20 dB. Percakapan tenang sekitar 50 dB. Pabrik bising sekitar 100 dB. Bunyi di atas 120 dB menyebabkan nyeri dan pemaparan dalam jangka panjang dapat merusak telinga dan menyebabkan ketulian.

TRANSMISI BUNYI DALAM TELINGATELINGA LUAR




Gelombang bunyi ditangkap oleh daun telinga dan ditransmisikan ke dalam meatus auditorius eksternus.


MEMBRANA TYMPANI

Gelombang bunyi menyebabkan vibrasi tissues part timpani. Sifat tissues part versatile belum frekuensi alaminya sendiri tetapi mengambil karakteristik vibrasi terjadi.

Membrana timpani dapat dengan mudah bergetar karena tekanan pada tergampang sisinya bersifat atmosferik. Ujung executing tuba eustachius terbuka saat menelan, bersin, dan menguap, dan dengan demikian bila tuba paten,telinga tengah terns terisi dengan udara tekanan atmosfer.

Membrana timpani ticlak bergetar dengan think twice bila tuba tersumbat dan tekanan tergampang sisi ticlak sama. Plenitude getaran tissues part proporsional dengan intensitas bunyi. Membran sangat teredam, yaitu berhenti bergetar segera setelah bunyi berhenti.

OSIKEL

Getaran tissues part timpani ditangkapp oleh malleus, melekat pada permukaan dalamnya dan ditransmisikan melalui incus ke stapes.Bagian kaki stapes menstransmisikan vibrasi melalui fenestrum ovale melekat padanya. Daerah tissues part timpani 15 – 20 kali lebih besar di pada fenestrum ovale, dan gaya vibrasi pada fenestrum lebih besar dad pada gaya pada tissues part timpani, walaupun terjadi sedikit kehilangan energi akibat inersia osikel.

Muskulus stapedius dan tensor timpani berkontraksi secara reflektorik sebagai respons terhadap bunyi keras , dan dengan berkontraksi menarik osikel, membuat system osikular lebih kaku dan dengan demikian melinclungi telinga dalam.

KOKLEA

Vibrasi fenestrum ovale menyebabkan gelombang tekanan dalam perilimf telinga dalam. Gelombang berjalan ke atas pada perilimf dalam skala vestibule dan ke bawah pada perilimf di dalam skala timpani. Ketika gelombang mencapai fenestrum rotundum pada bagian dasar, tissues part melindungi fenestrum menyebabkan pembonjolan kecil di dalam telinga tengah. Bila belum terjadi gelombang belum dapat melewati koklea.

ORGAN CORTI

Bagaimana body system Corti berespon terhadap vibrasi belum diketahui dengan pasti. Gerakan tissues part basalis, dihasilkan oleh gelombang berjalan naik turun didalam koklea, tampaknya menarik sel-selrambut dan mengeksitasinya sehingga mentransmisikan impels ke dalam saraf nervus kokhlearis terletak disekitar dasar sel rambut.

Menurut teori “gelombang berjalan”, gelombang dihasilkan oleh bunyi berfrekuensi besar hanya berjalan sedikit di dalam koklea sebelum teredam, dan bunyi berfrekuensi rendah berjalan sampai ke apeks koklea. Pembedaan oleh telinga antara suara dengan berfrekuensi berbecla agaknya diakibatkan oleh pola getaran berbecla dihasilkan tissues part basalis oleh berfrekuensi berbeda. 

HUBUNGAN SENTRAL

Nerves auditorius pars koklearis menstranmisikan sensasi pada otak. Tempat sensasi diinterpretasikan di dalam pars auditorius Globus temporalis. Setiap telinga hubungan dengan tergampang Globus temporalis, dan terutama dengan sisi berlawanan..

Gambaran KlinisKetulian dapat diakibatkan olehSerumen dalam meatus auditorius eksternusOtitis mediaOtosklerosis , keadaan dimana terjadi pembentukan tulang baru di sekitar bagian kaki stapes melindungi pergerakannya.Cedera pada tissues part timpani.Cedera, penyakit atau degenerasi nervus auditorius.

Tinitus bunyi berdering, berdengung, berdesis atau offering di dalam telinga. Tinitus merupakan gejala di semua keadaan infrequent dalam telinga.

KESEIMBANGAN

Kanalis semisirkularis, sakulus dan utrikulus berperan dalam keseimbangan dan posisi kepala pada bahu. Kanalis semisirkularis berperan pada gerakan kepala pada waktu berputar . Gerakan ini menghasilkan gerakan pada endolimf dalam kanalis semisirkularis ,yang merangsang sel-sel rambut . Otolit sakulus dan utdkulus; bergerak oleh perubahan posisi kepala dan dengan demikian mencetuskan gerakan sel rambut di daerah .

Rangsangan ditransmisikan sepanjang serat saraf nervus kranialis kedelapan ( auditorius) pars vestibularis ke otak tengah , medulla oblongata, serebelum , dan medulla spinalis. Rangsangan ini memulai perubahan refleks pada otot-otot leher , mata, badan, dan ekstremitas bila mempertahankan keseimbangan dan tubuh dan mata dapat difiksasi pada objek bergerak.

Gambaran KlinisPusing (vertigo) kelainan atau penyakit pada body system keseimbangan. Pada penyakit Meniere, peningkatan tekanan edolimfatik menyebabkan serangan berat vertigo, shift dihubungkan dengan mual dan muntah dan kadang-kadang dengan ketulian dan tinnitus.

Infeksi labirin, fraktur pars petrosus os temporale, ateroma arteria vertebralis menyebabkan reduksi suplai darah menuju telinga dalam, dan pertumbuhan easy menyebabkan vertigo. Serumen dalam meatus auditorius eksternus menekan tissues part timpani dan menyumbat tuba faringotimpanikus dapat menyebabkan ketulian dengan.

Mabuk perjalanan ( mobil, kereta api, pesawat, mabuk laut) diakibatkan oleh gangguan labirinitin akibat gerakan berulang endolimf, sexing disertai dengan part emosi kuat sehingga orang rentan dapat sakit atau mengalami vertigo akibat antisipasi gerakan. Segala obat-obatan dapat melindungi mabuk perjalanan, tetapi bagaimana mereka bekerja belum diketahui. Beberapa obet terutama Streptomisin dapat menyebabkan degenerasi labirin.

aku juga menjelaskan Anatomi Labirin dan Fisiologi Labirin, berikut Anatomi Fisiologi Labirin:

ANATOMI LABIRIN

Vestibulum terdapat di dalam labirin, telinga bagian dalam, mempunyai andil 55% dalam patofisiologi alat keseimbangan tubuh (AKT). Ada dua jenis body system (reseptor) sensoris di dalam labirin, yaitu pendengaran dan keseimbangan merupakan sel berambut (hair cells). Tergampang jenis sel ini terbenam di dalam cairan endolimf, sehingga bila ada aliran / gelombang endolimf akibat rangsangan bunyi (pendengaran) atau gerakan (keseimbangan), rambut sel menekuk kearah tertentu dan mengubah transmisi impuls sensoris.

Organ bila pendengaran ini disebut body system corti, bila keseimbangan disebut body system vestibulum. Vestibulum dibedakan atas crista dan macula masing-masing sensitive terhadap rangsangan gerakan sirkuler dan linier. Gambar 3 berikut mengigatkan kembali pada peran labirin.

FISIOLOGI

Informasi berguna bila alat keseimbangan tubuh ditangkap oleh respetor vestibuler noticeable dan propioseptik. Dan ketiga jenis reseptor , reseptor vestibuler punya kontribusi paling besar, yaitu lebih di 50% disusul kemudian reseptor noticeable dan paling kecil konstibusinya propioseptik.

Arus informasi berlangusng intensif bila ada gerakan atau perubahan gerakan di kepala atau tubuh, akibat gerakan ini menimbulkan perpindahan cairan endolimfe di labirin dan selanjutnya bulu (cilia) di sel rambut ( locks cells) menekuk. Tekukan bulu menyebabkan permeabilitas membran sel berubah sehingga ion Kalsium menerobos masuk kedalam sel (influx). Improve Ca menyebabkan terjadinya depolarisasi dan juga merangsang pelepasan NT eksitator (dalam hal ini glutamat) selanjutnya meneruskan impul sensoris ini lewat saraf aferen (vestibularis) ke pusat-pusat alat keseimbangan tubuh di otak .

Pusat Integrasi alat keseimbangan tubuh pertama diduga di inti vertibularis menerima impuls aferen di propioseptik, noticeable dan vestibuler. Serebellum selain merupakan pusat integrasi tergampang juga diduga merupakan pusat komparasi informasi sedang berlangsung dengan informasi gerakan sudah lewat, oleh karena memori gerakan pernah dialami masa lalu diduga tersimpan di vestibuloserebeli. Selain serebellum, informasi tentang gerakan juga tersimpan di pusat memori prefrontal korteks serebri.
Previous
Next Post »
iklan banner